• LATAR BELAKANG

  • Pada tahun anggaran 2015 dimulai pemberlakuan penuh pengadaan disatukan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) disetiap Kabupaten/Kota/Provinsi dan pelelangan dilakukan secara elektronik (e-Procurement) yang dapat diikuti oleh penyedia manapun tanpa dapat dibendung sehingga penyedia lokal yang tidak siap akan tenggelam. Hal ini harus disikapi oleh Pemerintah Daerah selaku pembina untuk mempersiapkan penyedia barang/jasa di wilayahnya menjadi penyedia tangguh yang mampu berkiprah di daerah maupun nasional.

    Momentum ini merupakan titik tolak bagi penyedia barang/jasa pemerintah untuk mereview kembali suatu asumsi usang pengadaan bahwa; pemenang tender merupakan kontraktor yang dekat dengan pejabat, pemenang tender adalah tim sukses Bupati, pemenang tender adalah hanya perusahaan besar dan berpengalaman; bahwa tender dapat dilakukan secara manipulatif dan rekayasa!

    Hari ini, ditengah upaya perbaikan sistem termasuk manajemen pengadaan secara elektronik, asumsi diatas seolah ketinggalan zaman. Kualifikasi pertama yang dibutuhkan adalah pengetahuan dan informasi pengadaan. Tuntutannya tentu saja adalah bagi penyedia yang berbentuk badan usaha dan / atau individu yang memiliki kualifikasi teknis, SDM menjadi pintu pembuka untuk bertarung dan menang dalam tender.

    Berbagai teknik dan prinsip-prinsip pengadaan yang mengalami revolusi perlu dipahami secara komprehensif. Hal ini didasari bahwa, PBJ bukan sekedar membuat dokumen pengadaan, menunggu pengumuman, membuat kontrak dan eksekusi paket, namun jauh lebih dari itu adalah memahami cara kerja dan alur pikir pengadaan. Inilah yang secara singkat dikenal dengan metodologi pengadaan.


  • TUJUAN PELATIHAN

    1. 1. Untuk mengetahui cara kerja dan alur pikir pengadaan.
    2. 2. Untuk memahami aturan main pengadaan dan rencana detail aturan pengadaan yang terbaru.
    3. 3. Untuk mengetahui dan memahami metodologi, prinsip dan tahapan PBJ.
    4. 4. Untuk mendapatkan pengetahuan dan referensi mengenai informasi SPSE terbaru.

  • TARGET PESERTA

    1. 1. Pengurus Asosiasi Penyedia Barang/Jasa
    2. 2. Direksi Perusahaan Penyedia Barang/Jasa Pemerintah
    3. 3. Staf Marketing
    4. 4. Staf IT/Admin Perusahaan

  • METODOLOGI PELATIHAN

    1. 1. Ceramah dan Umpan Balik
    2. 2. Studi Kasus
    3. 3. Simulasi Tender

  • JADWAL PELATIHAN

  • Hari Pertama
    08.30 - 08.45 : Pembukaan dan Sambutan
    08.45 - 09.15 : Coffee Break
    09.15 - 12.00 : Latar Belakang Munculnya Perpres Nomor 16 Tahun 2018
    12.00 - 13.00 : ISHOMA
    13.00 - 14.30 : Matriks Perbedaan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dengan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 serta Kaitannya Dengan Penyedia Barang/Jasa Pemerintah
    15.00 - 17.00 : Metode Memenangkan Tender Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
      - Cari Peluang, Jangan Menunggu
      - Praktek SMS Lelang
    Hari Kedua
    08.30 - 10.00 : Metode Memenangkan Tender Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
      - Tip dan Trik Mendaftar dan Mencermati Pengumuman Pelelangan
      - Kesalahan Yang Sering Terjadi Pada Dokumen Pelelangan
      - Persyaratan Pengadaan Yang Mengada-ada
    10.00 - 10.30 : Coffee Break
    10.30 - 12.00 : Metode Memenangkan Tender Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah - Tip dan Trik Memasukkan Dokumen Penawaran
    12.00 - 13.00 : ISHOMA
    13.00 - 14.30 : Lanjutan Metode Memenangkan Tender Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
    14.30 - 15.00 : Coffee Break
    15.00 - 16.45 : Review dan Praktek Aplikasi SPSE
    16.45 - 17.00 : Penutupan dan Pembagian Sertifikat

  • KUNCI KELULUSAN YANG TINGGI

  • INFORMASI

  • Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di:

    Mobile : 0813 6124 6666 / 0813 1777 3893

    Jakarta : (021) 227 34 123

    Medan : (061) 845 3462 / 0822 9869 6666